Mei 02, 2010

Menyediakan . . . . . . .
Berbagai macam kertas RoLL!!!

Single Ply Paper Roll
Kertas Rool HVS Premium, Gramatur 55 s/d 60 Gram
Specification
Lebar = 75 mm; Diameter = 60 mm;
Core = 1/2 inch
Harga = Rp. 3.600 [Disc. 10%]*
Double Ply Paper Roll
Kertas NCR Double Gramatur 55 Gram. Top = White, Buttom = Pink
Specification
Lebar = 75 mm; Diameter = 60 mm;
Core = 1/2 inch
Harga = Rp. 4.000 [Disc. 10%]*
Program untuk Kasir (POS SYSTEM)
Additional :
Melayani juga pemesanan peralatan untuk kasir seperti PC cash drawer, printer, tinta, barcode dll.
*) per roll

Hubungi kami :
Marjuki
Telp :
081330206483
031-71065432

Database Solution
Jl. Simo Pomahan Baru XV/15, Surabaya
pakhafied@yahoo.com


Maret 13, 2010

Kebebasan secara umum dimasukan dalam konsep dari filosofi politik dan mengenali kondisi dimana individu memiliki kemampuan untuk bertindak sesuai dengan keinginannya.
Individualis dan konsepsi liberal dari kebebasan berhubungan dengan kebebasan dari individual dari luar keinginan; sebuah prespektif sosialis, di sisi lain, mempertimbangkan kebebasan sebagai distribusi setara dari kekuasaan, berpendapat kalau kebebasan tanpa kesamaan jumlah ke dominasi dari yang paling berkuasa.
On Liberty, merupakan pertama yang menyadari perbedaan antara kebebasan sebagai kebebasan bertindak dan kebebasan sebagai absennya koersi. Dalam bukunya, Two Concepts of Liberty, Isaiah Berlin secara resmi merangka perbedaan antara dua prespektif ini sebagai perbedaan antara dua konsep kebebasan yang berlawanan: kebebasan positif dan kebebasan negatif. Penggunaan lain kemudian sebuah kondisi negatif di mana individu dilindunggi dari tirani dan arbrituari yang dilakukan oleh otoritas, sementara yang sebelumnya memasukan hak untuk memakai hak sipil, seperti pembuatan kantor.
Mill menawarkan penelusuran dalam pernyataan dari tirani lembek dan kebebasan mutual dengan prinsip gangguan.[1] Keseluruhan, penting untuk memahami konsep ini ketika mendiskusikan kebebasan karena semuanya mewakili bagian kecil dari teka-teki besar yang dikenal dengan Kebebasan (filosofi). Dalam pengertian filosofis, moralitas harus berada di atas tirani dalam semua bentuk pemerintahan yang sah. Jika tidak, orang akan dibiarkan berada dalam sistem sosietal yang diakari oleh keterbelakangan, ketidakteraturan, dan regresi.